Seperti Apa Diare Bisa Terjadi Pada Balita dan Orang Dewasa ?

Sebagian besar dari kita tentu sudah tidak asing lagi dengan masalah kesehatan yang berkaitan dengan sistem pencernaan, yakni diare. Ya, diare memang menjadi salah satu masalah kesehatan yang hampir setiap harinya mengincar semua orang. Terlebih untuk mereka yang kurang memperhatikan akan pentingnya kebersihan. Termasuk anak-anak yang kesehariannya kebanyakan diisi oleh aktivitas bermain yang bisa membuatnya lupa untuk menjaga kebersihan diri. Tidak heran kalau anak adalah kelompok yang resikonya mengalami diare cukup tinggi. Karena memang juga penyebab penyakit diare pada balita dan orang dewasa lebih mudah datang. Seperti yang kita tahu bahwa daya tahan tubuh anak-anak tidaklah lebih kuat dibandingkan oleh orang dewasa. Oleh karena itulah, disini orang tua berperan besar untuk mengajarkan anak akan pentingnya menerapkan kebiasaan sehat agar penyebab penyakit diare pada balita dan orang dewasa pun bisa untuk dihindari.

diare dapat terjadi pada orang dewasa dan anak

Diare Merupakan Salah Satu Masalah Kesehatan Terbesar di Indonesia

Diare tidaklah lain adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi BAB dibandingkan biasanya dan encernya feses yang dikeluarkan. Diare bisa terjadi karena bakteri, virus ataupun parasit. Nah, yang paling banyak jadi media pengantar bakteri, virus maupun parasit penyebab penyakit diare pada balita dan orang dewasa adalah makanan. Umumnya diare berlangsung tidak lebih dari satu minggu. Akan tetapi pada kondisi yang parah, penyakit diare pada balita dan orang dewasa bisa berlangsung bahkan berminggu-minggu dan jelas kondisi yang demikian ini patutlah untuk diwaspadai. Diare adalah salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia sendiri dan anak-anak adalah golongan usia yang presentasenya paling tinggi mengalami diare.

Penyebab Diare Umumnya Karena Masalah Usus Yang Terinfeksi

Diare dapat beresiko fatal jika anak yang menderita diare mengalami dehidrasi karena cairan tubuh yang hilang dan tidak segera digantikan. Maka dari itulah, orang tua jangan sampai menganggap sepele masalah diare yang dialami oleh si kecil. Kemudian, seperti apa diare bisa terjadi pada anak ? Apa saja faktor yang jadi penyebab penyakit diare pada balita dan orang dewasa ? Diare dapat terjadi umumnya karena usus yang terinfeksi. Infeksi pada usus ini senidir bisa terjadi saat anak mengkonsumsi makanan maupun minuman yang kurang higienis dan telah terkontaminasi. Disinilah memang jadi penyebab yang sangat besar diare bisa terjadi. Oleh sebab itulah menjaga kebersihan tangan dapat menjadi salah satu langkah kecil yang sangat berkontribusi besar yang positif untuk mencegah terjadinya penyakit diare pada balita dan orang dewasa. Ajak anak untuk senantiasa mencuci tangan pakai Lifebuoy di berbagai waku penting mulai dari sebelum dan sesudah makan, setelah dari toilet, setelah beraktivitas dari luar, setelah memegang hewan peliharaan maupun memegang benda yang berdebut atau kotor lainnya, sampai dengan juga setelah bersin dan batuk langkah kecil yang sederhana ini dapat menjauhkan si kecil dari berbagai hal yang jadi penyebab penyakit diare pada balita dan orang dewasa.

Pertolongan Pertama Diare Berikut Penting Untuk Mempercepat Proses Penyembuhan

Saat si kecil mengalami diare, disini orang tua haruslah dapat dengan sigap membantu dalam mengatasi diare. Pertolongan pertama pada diare adalah mengganti cairan tubuh anak yang telah terkuras karena diare. Gantikan cairan tubuh anak dengan memberikan banyak minum maupun oralit di setiap usai buang air besar. Cairan oralit bisa dibuat sendiri dengan mencampurkan air dengan garam dan juga gula. Selain itu, tetap imbangi dengan pemberian asupan makanan sehat agar kebutuhan nutrisi harian anak tetap dapat tercukupi dengan baik supaya daya tahan tubuhnya terdukung untuk kembali dalam kondisi normal. Hindari makanan yang dapat memicu diare semakin parah seperti makanan pedas ataupun makanan yang tinggi lemak dan tinggi gula. Jangan berpikir panjang untuk konsultasi segera dengan dokter jika diare yang dialami si kecil tidak kunjung sembuh sampai 3 hari.

Referensi Artikel Seperti Apa Diare Bisa Terjadi Pada Balita dan Orang Dewasa ? http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1174675/waspada-inilah-bakteri-bakteri-penyebab-diare