Bolehkah Berpuasa Saat Sakit Wasir ?

Puasa merupakan rukun islam keempat setelah zakat. Puasa wajib dijalankan umat muslim saat bulan Ramadhan tiba. Pastikan bahwa anda tetap sehat saat menjalankan puasa. Puasa dalam keadaan sakit memang tidak menyenangkan apalagi terserang penyakit seperti wasir. Lalu bagaimana hukum puasa saat sedang menderita wasir atau ambeien?

Sebelum membahas hal tersebut, mari simak dahulu bagaimana kriteria darah yang dapat membatalkan puasa.
1. Keluar darah karena melakukan pengobatan bekam. Hal ini dapat membatalkan puasa. Berdasarkan sabda rasulullah “batallah puasa bagi orang yang dibekam dan membekam”

2. Keluarnya darah bukan karena sebab dibekam seperti urat nadi yang mengeluarkan darah. Apabila darah yang keluar banyak hingga mempengaruhi kondisi fisik tubuh seseorang maka hal itu dapat membatalkan puasa. Namun, apabila sedikit dan tidak berpengaruh terhadap kondisi tubuh seseorang maka puasa tidak batal. Baca juga: obat wasir

3. Darah yang keluar tanpa disengaja. Darah yang keluar seperti mimisan, kecelakaan, atau luka akibat terjatuh tidak dapat membatalkan puasa dan puasanya sah walaupun darah yang keluar banyak. Namun, apabila darah yang keluar banyak dan dapat melemahkan kondisi tubuh apabila puasanya dilanjutkan maka ana diperbolehkan untuk berbuka dahulu dan diwajibkan mengqada di lain waktu.

Lalu bagaimana dengan darah yang keluar akibat penyakit wasir? Menurut pandangan para ahli yang dikutip dari al falah menyatakan bahwa wasir merupakan penyakit dubur yang mengeluarkan darah terus menerus walaupun sedikit. Darah wasir ini merupakan darah akibat luka. Darah ini merupakan kategori hadas permanen tanpa bisa dikendalikan.

Darah yang keluar akibat luka tidak membatalkan puasa sehingga puasanya seorang yang terserang penyakit wasir adalah sah. Penderita wasir juga tetap diwajibkan untuk wudhu dan tidak perlu untuk mengulangi wudhu apabila terdapat darah yang keluar lagi. Selain itu, penderita wasir juga diwajibkan melaksanakan sholat sesuai dengan kemampuannya baik itu berdiri ataupun duduk. Baca juga: obat raja singa

Apabila penderita wasir tidak sanggup menjalankan puasa dikarenakan kondisi tubuhnya yang semakin melemah, maka Allah memberikan keringanan untuk tidak berpuasa dan mengqodo di lain waktu.
Semoga artikel ini dapat membantu dan tidak ragu lagi apakah puasa anda sah atau tidak. Semoga kita selalu sehat dan lancar dalam berpuasa.