Fakta Tentang Depresi

5 Fakta Tentang Depresi

Setiap orang bisa saja mengalami depresi, termasuk anda. Banyak orang yang salah kaprah bahwa depresi bisa dihilangkan begitu saja dengan seiring berjalannya waktu tanpa harus menjalani perawatan. Sayangnya, tidak semua orang bisa mengatasi hal tersebut karena memang tidak sesederhana itu dalam menghilangkan depresi, karena depresi bisa berubah menjadi gangguan yang lebih serius jika dibiarkan. Di bawah ini kami sudah memaparkan beberapa fakta tentang depresi yang bisa sangat mengganggu dan penting untuk diketahui.

Fakta Tentang Depresi

5 Fakta Tentang Depresi Yang Penting Untuk Diketahui

Depresi Adalah Mood yang Jelek

Sangat penting bagi anda, keluarga dan teman anda untuk mengetahui seseorang yang tengah merasa depresi. Orang-orang yang sedang menderita depresi tidak akan mudah membuat mood mereka lebih baik, dan sebenarnya membutuhkan pengobatan secara profesional. Depresi merupakan masalah yang terdapat dalam pikiran dan tubuh yang membutuhkan kasih sayang dari diri sendiri dan diperlukan pengobatan layaknya mengobati penyakit utama lainnya.

Setiap terapi atau pengobatan, bereaksi terhadap jenis orang yang berbeda pula. Menurut American Psychological Association (APA), psikoterapi dapat membantu menghilangkan stres dengan mengungkapkan masalah kehidupan mereka, mengenali pikiran negatif yang berimbas pada keputus-asaan dan depresi, mengeksplorasi perilaku yang memperburuk depresi, serta mendapatkan kembali perasaan senang di dalam hidup mereka.

Depresi Lebih Menyerang Kaum Muda

Kaum muda lebih mudah mengalami dan terjangkiti stres dan depresi. Menurut Federal Center for Mental Health Services, depresi dapat menyerang sebanyak satu dari 33 anak-anak, dan satu dari 8 remaja.

Mindfulness Dapat Membantu Dari Depresi Secara Berulang

Terdapat banyak perawatan yang sangat baik di luar sana yang sudah terbukti efektif mengatasi depresi. Penelitian yang dilakukan oleh psikolog Mark Williams, seorang co-author dari The Mindful Way Through Depression, telah menunjukkan bahwa terapi kognitif berbasis kesadaran (MBCT) dapat memiliki efek positif dalam mencegah seseorang terkena kembali depresi bagi mereka yang telah pulih.

Penelitian ini menunjukkan bahwa jika anda mengajarkan seseorang keahlian melakukan mindfulness seperti meditasi dan latihan pernafasan, itu bisa mengurangi kemungkinan datangnya depresi untuk kedua kalinya.
Latihan mindfulness tidak akan mengubah perasaan dan pikiran anda, melainkan mengubah hubungan antara anda dan kedua hal tersebut. Hal ini memungkinkan seseorang yang memiliki kecenderungan depresi untuk tidak terhanyut dalam pikiran dan perasaan yang membawanya kepada depresi. Selain itu, latihan mindfulness juga dapat membantu seseorang mengatur dan mentolerir emosi.

Kemarahan Didasarkan Dari Depresi

Seringkali, emosi yang datang dari depresi adalah seringnya marah-marah. Kemarahan merupakan emosi yang sulit untuk diatasi, namun sebenarnya itu merupakan reaksi alami terhadap frustasi. Banyak orang berpikir bahwa marah-marah hanya akan membuat kondisi seseorang semakin buruk, namun jika anda tidak mengatasinya secara langsung, maka bisa berimbas buruk pada diri anda sendiri.

Depresi Datang Dari Mengkritik Diri Sendiri

Tanpa disadari, kita memiliki hakim di dalam diri kita yang menuntut untuk melakukan ini dan itu, juga sering mengkritik. Seperti misalnya anda merasa diri anda jelek dan tidak pantas pergi bersama teman-teman anda yang terlihat lebih cantik atau tampan, anda merasa diri anda paling bodoh, dan pikiran-pikiran negatif lainnya. Bagi orang-orang yang tengah merasakan depresi, kritik terhadap diri sendiri bisa sangat lebih kuat dan menghancurkan setiap pemikiran positif yang ada pada diri mereka.

Itulah beberapa fakta tentang depresi yang patut anda ketahui. Semoga pengetahuan ini bisa membantu anda untuk membuat hidup anda jauh dari depresi dan semakin dekat dengan kebahagiaan.